jempolfacebook.wordpress.com

Home » Buah » Manfaat Buah Pakel

Manfaat Buah Pakel

PENGUMUMAN

WARNING !!!!
Warning Website ini telah rusak,kami tidak dapat lagi menambahkan artikel di blog ini,untuk kenyamanan anda lihat website baru kami ke !!!!

Sini !!!

mohon maaf atas ketidaknyamanannyaannya

Ads By : Forumbagus

RSS Tulisan Terbaik

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Kang Kombor tidak tahu apakah Kawan-Kawan pernah makan
buah pakel atau belum. Buah pakel ini sejenis mangga sehingga
ada yang menyebut buah itu dengan nama mangga bacang
atau ambacang.
Buah pakel umumnya berbentuk bulat. Pohonnya seperti pohon
mangga tetapi umumnya pokoknya tegak ke atas dengan tinggi
bisa mencapai 30 – 35 meter. Daun pohon pakel seperti daun
pohon mangga tetapi agak lebih tebal. Umumnya pohon pakel
berbuah pada saat musim kemarau seperti halnya pohon
mangga.
Buah pakel apabila sudah matang baunya sangat wangi. Daging
buahnya seperti daging buah mangga tetapi serat-seratnya lebih
kasar. Rasa daging buah pakel manis dan lezat. Lebih lezat lagi
apabila dibuat sebagai campuran es buah atau sebagai perasa es
krim.
Saudara terdekat dari buah pakel adalah buah kweni atau banyak
yang menyebut mangga kweni. Perbedaan pakel dengan kweni
adalah kweni ukuran buahnya lebih besar dan baunya lebih
harum dari pada buah pakel serta serat pada daging buahnya
lebih lembut daripada pakel walaupun tidak selembut serat daging
buah mangga. Untuk rasanya, menurut Kang Kombor pakel
memiliki rasa yang lebih manis daripada kweni. Kemenangan
kweni adalah pada ukuran buah, keharuman bau dan tekstur
daging buah yang seratnya lebih lembut. Itu menurut Kang
Kombor. Mungkin menurut yang lain kweni juga lebih manis dari
pakel. Bisa saja.
Buah pakel adalah salah satu buah yang ditanam di Keraton
Yogyakarta. Buah pakel itu melambangkan akil balig. Pakel itu dari
kata akil yang diambil suku kata keduanya yaitu kil menjadi kel.
Sedangkan kweni itu melambangkan keberanian dari kata wani.
Saat Kang Kombor masih kecil, di pekarangan rumah dulu ada
pohon pakel yang apabila berbuah sangat lebat. Sayang, pohon
pakel itu terpaksa ditebang karena di atas tanah bekas pohon
pakel itu Kang Kombor mendirikan rumah. Jadi, apabila ingin
merasakan manis dan segarnya buah pakel, Kang Kombor
sekarang harus beli di pasar atau minta pada tetangga. Eh tetapi
Kang Kombor sedang mujur Kawan-Kawan. Pada saat mengail
ikan uceng bersama Dhenok dulu Kang Kombor menemukan
dua butir buah pakel yang sudah matang. Buah pakel itu
ukurannya pun besar sehingga akan mengenyangkan apabila
dimakan. Kedua buah pakel itu jatuh ke sungai karena pohonnya
tumbuh di tebing sungai. Lumayanlah untuk mengobati
kerinduan pada buah pakel yang terakhir Kang Kombor makan
sudah belasan tahun lalu.
Apakah ada di antara Kawan-Kawan yang di pekarangannya
masih tumbuh pohon pakel atau bacang? Apabila masih, boleh
dong Kang Kombor di kirimi. Mungkin nanti biji pakel itu akan
Kang Kombor tanam sehingga sepuluh tahun lagi buahnya sudah
bisa bergelantungan di pohonnya.
Oh ya, orang Inggris menyebut buah pakel ini dengan nama
horse mango. Entah mengapa mereka menyebut pakel dengan
mangga kuda. Hahaha, itu bisa ditanyakan kepada Pangeran
Harry kalau ketemu. Sementara itu, apabila ingin tahu nama
ilmiah atau nama latinnya, buah pakel disebut juga dengan
mangifera foetida.
Baiklah Kawan-Kawan, sementara itu dulu cerita mengenai buah
pakelnya. Kang Kombor akan mengupas dulu buah pakel yang
Kang Kombor ketemukan di bawah bronjong saat mengail ikan
uceng. Saat ini banunya semakin wangi sehingga mengundang
selera Kang Kombor untuk segera menikmatinya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s